Suka Duka Pengalaman Kerja di indomaret

Pengalaman kerja di indomaret saya mulai sejak bulan desember 2013, dimana saya di tempatkan di daerah kebon jeruk jakarta barat. Sejak itu adalah pertama kali saya menginjakkan kaki saya di ibu kota, sedikit demi sedikit saya harus bisa beradaptasi dengan lingkungan baru, teman baru, tim kerja baru.

Waktu itu saya di tempatkan di toko PLUS pertama se indonesia, dan saya kaget ternyata tokonya beda dengan toko kebanyakan, toko plus ini sangat besar mirip dengan alfamidi, di toko ini banyak menjual barang yang tidak di jual di toko reguler biasa, di toko ini menjual barang seperti aneka macam sayuran segar, berbagai macam jenis buah, makanan siap saji, roti fresh/say bread, aneka soft drink dan es krim yang bisa kita ambil sendiri sesuai selera yang sudah pernah belanja di toko plus pasti tahu, itu semua menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan bagi saya.

Toko plus tempat saya kerja menjadi toko percontohan bagi toko lainnya, karena di pandang salah satu toko spesial maka dari itu toko harus selalu dalam keadaan rapi dan bersih. Ini menjadi PR bagi saya dan rekan-rekan untuk bekerja lebih keras lagi untuk mencapai toko prima. Pengalaman kerja di indomaret plus ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya.

Masuk pada bulan ke tiga saya mendengar desas desus bahwa akan ada perombakan personil toko, saya harap itu hanyalah kabar burung dan semoga saja tidak terjadi. Memasuki awal bulan ke empat supervisor mengadakan meeting di toko kami dan ternyata beliau membahas akan adanya rolling/perpindahan karyawan, saya kaget dan berpikir "sudah pasti saya orangnya jika ada karyawan yang di pindah"  karyawan di pindah ketoko lain yang masih satu area supervisor, tentunya ke toko yang lebih ramai, di karenakan toko plus tempat kami kerja ini sales nya kecil selalu tidak menncapai target sehingga budget oprasional toko membengkak karena tidak sesuai dengan target.

Akhirnya saya dan beberapa orang teman saya di mutasi ke daerah kebon jeruk, di situ saya membuka lembaran baru sebagai pramuiaga tulen, karena di toko plus saya berstatus pramu perishable yang khusus menangani barang-barang non dry. Saya bertemu banyak orang baru yang dimana allhamdulillah mereka baik kepada saya.

Itulah sedikit kisah awal mula saya bekerja di indomaret, setelah itu saya sudah mengerti cara kerja di indomaret itu seperti apa dan saya sudah tidak kaget lagi jika tiba-tiba di mutasi. Perlu di ketahui oleh teman-teman yang akan melamar kerja di indomaret, indomaret itu adalah perusahaan besar yang mengikuti peraturan pemerintah, perusahaan sangat bertanggung jawab atas hak-hak karyawannya itu yang saya rasakan selama kerja di indomaret, dan juga jenjang karir di indomaret terbilang cepat apalagi kita kerjanya rajin tidak pernah mangkir di jamin cepat naik jabatan dan menjadi karyawan tetap.

suka duka kerja di indomaret


Kali ini saya akan berbagi beberapa pengalaman mengenai hal-hal teknis seperti jam kerja, sitem shift, gaji, tunjangan dll. Ok langsung saja ke point utamanya.

Jam kerja di indomaret

Jam kerja di indomaret sama saja seperti jam kerja di tempat lain yaitu 8 jam, sebelumnya saya sudah pernah mengupas tuntas masalah jam kerja di indomaret pada artikel sebelumnya silahkan teman-teman baca, di situ sudah saya uraikan dengan sangat rinci.

Pengalaman buruk

Bekerja di indomaret bukan hanya kesenangan yang di dapat tapi juga ada pengalaman buruk yang pernah saya alami yaitu ketika toko di rampok, dan kebetulan itu terjadi ketika shift teman saya. Jadi kejadiannya ketika suasana toko sepi karena toko 24 jam, teman saya fokus mendisplay barang yang baru datang dari DC dan kurang memperhatikan keadaan sekitar, mungkin keadaan inilah yang di manfaatkan orang jahat sehingga terjadilah itu.

Saran saya jika teman-teman yang bekerja di toko 24 jam yang masuk pada shift malam jangan terlalu fokus dengan barang, jadi kalau misalkan masuk 2 orang yang satu di luar toko melakukan pengawasan sambil bersih-bersih area luar toko dan yang satunya display barang di toko, intinya jangan semua orang ada di dalam toko sehingga tidak ada yang mengawasi situasi di luar toko.

NBH

Semua yang bekerja di indomaret sudah tahu apa itu Nbh yaitu sesuatu yang menakutkan masa depan kami hehe... kenapa begitu ? karena jika NBH meledak akan berimbas pada di potongnya gaji kita. sebelumnya saya juga sudah menulis tentang penyebab barang toko mines penyebab timbulnya NBH.

Baca juga :  Tugas dan tanggung jawab pramuniaga

Senangnya saat THR turun

Semua karyawan yang bekerja di indomaret berhak mendapatkan Thr, untuk yang sudah bekerja 1 tahun lebih maka akan menerima 1 kali gaji, dan untuk yang belum mencapai 1 tahun juga dapat thr cuma tidak full. Baru saya tahu ternyata semakin lama kerja maka semakin besar juga THR nya, saya tahu hal itu dari senior saya, waaah... enak juga yah.

THR turuun biasanya 2 minggu sebelum lebaran atau di pertengahan bulan puasa, sebelum turun biasanya karyawan toko di tuntut bekerja agak keras dari biasanya, kenapa ? karena di bulan puasa ada banyak alokasi yang datang, saya pernah mengalami waktu itu saya masuk pagi 2 orang bersama pemegang shift cewe, tiba-tiba datang barang 2 mobil langsung, huuffft... saya cuma bisa mengelus dada, untung drivernya baik-baik mau membantu kami menurunkan barang.

Baca juga :  Tips menjadi kasir profesional

Itulah beberapa pengalalaman suka duka bekerja di indomaret, saya mendapatkan banyak pelajaran, mengetahui hal-hal baru yang sebelumnya saya ketahui, dengan bekerja di indomaret saya bisa mengetahui bagaimana karakter orang-orang metropolitan, bisa tahu kehidupan ibu kota dan masih banyak lainnya.

Baca juga :  5 Cara meningkatkan sales agar selalu mencapai target

Belum ada Komentar untuk "Suka Duka Pengalaman Kerja di indomaret"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel