Tragedi Tsunami Banten 2018 Selat Sunda

tragedi tsunami banten 2018 selat sunda


Tragedi tsunami banten yang terjadi di penghujung tahun 2018 sangat menggemparkan masyarakat indonesia, khususnya warga pesisir pantai selat sunda yakni banten dan lampung. Yang membuat gempar adalah tsunami ini datang dengan tiba-tiba tanpa di dahului dengan adanya gempa, sehingga banyak korban berjatuhan.

Tsunami selat sunda ini terjadi pada tanggal 22 desember 2018 sekitar pukul 22:00, tepat pada hari sabtu/malam minggu. Tragedi tsunami banten 2018 ini banyak menghancurkan vila-vila, penginapan, perahu-perahu nelayan, tempat bermain pesisir pantai dan pemukiman warga di sepanjang pantai selatan pandeglang.

Lebih dari 400 jiwa meninggal dunia, para korban jiwa tersebut terdiri dari wisatawan yang akan mengisi liburan akhir tahun dan warga sekitar pesisir pantai. Tragedi tsunami selat sunda menjadi duka bagi dunia, banyak ungkapan bela sungkawa dari negara lain seperti negara, AS, UK, Australia, Filipina, Kanada dan negara tetangga lainnya.

Bukan hanya itu, Tragedi tsunami banten 2018 ini menyita banyak perhatian karena membuat para ilmuan dunia heran. Sehingga ada banyak ilmuan luar yang ingin meneliti tragedi tsunami selat sunda ini, seperti dari Amerika serikat, India dan Singapur.Yang menjadikan tsunami ini menarik bagi para ilmuan luar adalah karena tsunami ini terjadi bukan karena adanya gempa tektonik bawah laut, melainkan di akibatkan oleh letusan anak gunung krakatau yang kala itu sedang aktif-aktifnya.

Ada banyak kejadian aneh yang terjadi pada saat tsunami banten 2018 ini , akan saya tuliskan beberapa kejadian aneh ketika tsunami ini terjadi berdasarkan penuturan korban yang selamat. Saya sebagai penulis sekaligus pemilik blog ini adalah asli putra daerah labuan pandeglang banten, yang dimana menyaksikan sendiri bagaimana chaos terjadi di daerah saya ketika tsunami itu terjadi. Akan saya tuliskan runturan kejadiannya.


Detik-detik terjadinya tsunami banten 2018


Malam itu saya bersama rekan-rekan Ojol sedang nongkrong menunggu orderan di salah satu pangkalan, seperti biasa malam minggu jalanan sangat ramai oleh pengendara motor dan mobil lalulalang, malam semakin larut menunjukan pukul 21:00 mata sudah mulai mengantuk dan ada niat dalam hati ingin pamit pulang kepada rekan-rekan yang lain. Namun ketika saya hendak bangun dari duduk terlihat ibu-ibu dalam keadaan panik turun dari bus dan menelepon anaknya dengan penuh cemas, kemudian saya hampiri (tadinya mau saya tawari ojek, dan ternyata masih sodara saya) lalu saya tanya ada apa "air laut udah naik" itu jawaban beliau.

Tak lama kemudian jalan raya semakin ramai saja, saya kira biasa karena itu malam minggu namun makin lama makin ramai sambil ada yang teriak-teriak "air laut naik...air laut naik...." kemudian saudara saya itu menyuruh saya pulang sekalian anterin dia. Akhirnya saya dan rekan-rekan ojol bubar pulang menyelamatkan keluarga masing-masing (perlu di ketahui bahwa tempat saya nongkrong pada malam itu hanya berjarak 1 km dari pantai, karena memang kota labuan tepat berada di bibir pantai)

Akhirnya saya pulang dan orang sekampung sudah ramai karena melihat banyaknya kendaraan menuju ke kampung saya berniat untuk menyalamatkan diri, kampung saya termasuk dataran tinggi sehingga banyak pengungsi lari ke kampung saya. Keadaan pun mulai tidak terkendali chaos terjadi dimana-mana karena panik ingin menyelamatkan diri, di tambah aliran listrik mati di beberapa kampung menjadikan suasana bertambah kacau.

Malam semakin larur menunjukan pukul 23:30 semua orang berada di luar rumah dan ada sebagian yang mencari tempat lebih tinggi, mereka yang mencari dataran yang lebih tinggi lari ke arah gunung. Saya semakin penasaran apakah benar ini tsunami sungguhan ? atau hanya berita hoax yang di sebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Karena sebelumnya di daerah saya pernah ada isu atau berita hoax, yang dimana sore harinya terjadi gempa yang lumayan kuat kemudian malamnya kira-kira sehabis isya ada beberapa orang mengendarai motor sambil teriak-teriak "tsunami... tsunami..." orang-orang di daerah saya geger dan berhamburan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, meninggalkan rumah dalam keadaan tidak terkunci karena saking paniknya. Dan ke esokan harinya banyak warga yang kehilangan barang berharga di rumah yang mereka tinggalkan dan ternyata tidak ada tsunami, itu hanyalah berita hoax ulah okum yang tidak bertanggung jawab.

Ok, kembali ke topik utama. Akhirnya saya memutuskan untuk pergi ke jalan besar (jalan raya) untuk melihat situasi dan kondisi yang sebenarnya, saya hanya ingin meyakinkan bahwa ini berita hoax atau benar terjadi, karena saya tidak ingin kejadian yang dulu terulang lagi. Di sepanjag jalan menuju jalan raya saya banyak sekali melihat orang-orang di piggir jalan, anak kecil yang menangis ketakutan, bapak-bapak yang panik terpisah dengan anaknya, segerombolan keluarga yang membawa gembolan, sungguh menyedihkan seperti di film-film, ini nyata saya alami sendiri.

Setibanya saya di jalan raya ada dua orang mengendarai motor bawa toa sambil ngomong "tenang ibu-ibu bapak-bapak, ini cuma pasang besar bukan tsunami" memang pada malam itu bulan terlihat sangat besar dan bersinar beda dari biasanya, orang-orang menganggap itu adalah pasang biasa yang di sebabkan oleh penomena alam biasa, kemudian dua orang itu terus berkeliling sambil berkata seperti itu, sementara suasana semakin kacau banyak anak kecil yang menangis ketakutan.

Kemudian saya buka facebook memang sedang ramai orang share video air laut pasang sampai ke jalan raya, yang dimana jarak antara laut ke jalan raya itu sekitar 100 meter. Saya tahu jelas tempat dimana video itu di rekam, tapi baru seumur hidup saya lihat air pasang sampai ke jalan raya itu. Malam semakin larut orang-orang masih banyak di pinggiran jalan akhirnya saya pulang ke rumah nyalakan tv, ternyata beritanya sudah ramai. Semua stasiun tv memberitakan tragedi tsunami banten 2018 ini.

Saya semakin yakin bahwa ini benar-benar tsunami stelah menonton berita di tv, saya tonton terus berita di tv karena ingin tahu informasi lebih lanjut, Sampai tiba waktunya BMKG melakukan  konferensi pers tentang musibah ini. BMKG mengatakan ini memang benar tsunami yang terjadi akibat letusan gunung anak krakatau, bmkg tidak bisa memberikan peringatan dini atau early warning kepada warga sekitar karena tsunami ini bukan di akibatkan oleh gempa tektonik bawah laut dan indonesia belum punya alat pendeteksi dini tsunami yang di akibatkan oleh letusan gunung berapi. Ini yang membuat ilmuan luar heran dengan tragedi tsunami selat sunda ini, seehingga ada beberapa ilmuan luar yang ingin meneliti kejadian ini.

Pada ke esokan harinya kota labuan seprti kota mati, tidak ada kendaraan lalulalang kecuali mobil ambulance yang banyak berseliwiran membawa jenazah korban tsunami. Saya penasaran dan kemudian saya pergi ke tempat terdampak tsunami yang paling dekat dengan saya, yaitu di daerah pantai galau, di sana warung-warung pinggir pantai porak poranda, beberapa perahu nelayan yang tadinya ada di bibir pantai naik ke atas jalan raya karena terbawa ombak tsunami, tembok-tembok rumah hancur di terjang gelombang tsunami dan beberapa mobil terseret jauh dari lokasi asal.

Ada banyak mobil ambulace datang dari luar daerah untuk membantu mengevakuasi korban jiwa, jenazah di tampung sementara di puskesmas carita dan labun yang dimana kedua daerah ini yang paling parah terdampak tsunami banten ini, kemudian jenazah di bawa ke RSUD pandeglang berkah untuk di data. Waktu ke waktu korban jiwa semakin banyak di temukan menambah total orang yang meninggal.

tragedi tsunami banten 2018


Ke esokan harinya tepat pada hari minggu tanggal 23 desember 2018, kota labuan belum begitu kondusif warga banyak yang mengungsi ke tempat yang di rasa lebih aman, terutama warga yang tinggal di daerah pesisir pantai. Sebagian warga carita mengungsi ke daerah pegunungan dan yang sebagian mengungsi ke daerah labuan yang lebih aman, sekitar pukul 12 siang suasana semakin tidak terkendali dengan adanya isu bahwa air laut naik lagi, masyarakat mulai panik di tambah gunung anak krakatau semakin terdengar dentuman nya membuat jendela kaca rumah bergetar dan hujan yang tidak berhenti sejak pagi.

Banyak anggota TNI, BASARNAS, BNPB dan para relawan lainnya membantu mengevakuasi korban, tenda-tenda darurat banyak di dirikan di beberapa titik untuk menampung para korban dan pengungsi. Setelah itu menjelang sore saya dan beberapa teman saya menyusuri kota labuan terus sampai ke lippo carita, sepanjang jalan yang kami lihat hanyalah mobil ambulance yang melaju sangat kencang dengan bunyi sirine yang kuat, rumah-rumah terlihat sepi, warung tidak ada yang buka, bahan bakar sangat sulit waktu itu, semua yang saya lihat dan yang saya rasakan seperti mimpi tetapi benar kenyataan karena sebelumnya saya tidak pernah terbayang akan seperti ini.

Di saat saya dan teman-teman sampai di puskesmas carita di situ saya lihat sangat ramai orang berkumpul seperti ada sesuatu, kemudian saya turun dan mendekati keramaian ternyata ada bupati yang sedar di wawancarai oleh wartawan, lalu di sebelahnya lagi ramai orang berkumpul kemudian saya datangi, dan ternyata ada banyak mayat yang sudah membiru bergeletakan dan sebagian di naikan ke dalam mobil ambulance. Teman saya sampai ada yang muntah melihat mayat yang sudah membiru bergeletakan, kemudian kami meneruskan perjalanan menuju lippo carita, disana terlihat jalan raya penuh dengan pasir dan karang-karang kecil bekas tsunami semalam. Setelah kami melihat suasana pantai yang masih terasa aura menakutkan itu dengan gelombang yang lumayan besar, kami pun memutuskan untuk pulang karena hari sudah mulai gelap.

Tidak sampai di situ, pasca tsunami banten warga labuan di terjang banjir yang memutus akses jalan utama, banjir di akibatkan karena tersumbatnya muara tempat perahu para nelayan keluar oleh bangkai-bangkai perahu yang hancur di terjang ombak tsunami. Banjir memutus dua jalan utama kota labuan, dimulai dari putaran patung nelayan sampai sampai pasar dan dari patung nelayan sampai ke kampung makui. Banyak toko-toko dan rumah warga yang terendam banjir, banjir tak kunjung surud karena bangkai kapal masih menghalangi jalan air, akhirnya pemerintah setempat mendatangkan alat berat untuk menarik bangai kapal agar saluran air kembali normal dan banjir segera surud.

damppak banjir pasca tsunami banten 2018
Keadaan banjir di kota labuan pasca tsunami banten 2018, suber di ambil dari fb salah satu warga labuan


Butuh waktu sebulan untuk menjadikan kota labuan kondusif seperti sedia kala, pasar kembali beroperasi seperti biasa labuan dan sekitarnya mulai bangkit, namun masih ada banyak korban tsunami yang kehilangan rumah sehingga mereka masih mengungsi di tenda darurat yang sudah di sediakan, sungguh kasihan mereka yang kehilangan rumah dan harta benda lainnya.


Daerah lain yang terkena dampak tsunami banten 2018

Selain kota labuan dan carita masih ada daerah lainnya yang juga sama parahnya, daerah pesisir pantai tanjung lesung sampai sumur  dan anyer serang banyak sekali yang menjadi korban. Pasca terjadinya tsunami banten 2018 ini banyak sekali bantuan yang berdatangan dari berbagai daerah, posko bantuan tsunami banten berpusat di kota labuan setelah labuan tercukupi bantuan dialihkan ke daerah tanjung lesung dan sumur, medan jalan yang sulit dilewati karena dalam tahap pembangunan membuat bantuan logistik terlambat sampai.

Saya sangat bersyukur karena masih banyak orang yang peduli dan mau membantu saudara-saudaranya yang sedang tertimpa musibah, somoga Allah membalas semua kebaikan kalian yang telah membantu aamiin...


Beberapa kejadian aneh detik-detik tragedi tsunami banten 2018

1. Saya bertemu dengan salah seorang korban selamat tsunami banten ini, kemudian saya bertanya bagaimana detik-detik tsunami itu terjadi kemudian dia meceritakannya. Jadi pemuda ini bekerja sebagai penjaga villa di daerah pantai carita, dia bercerita bahwa pada malam itu ada rombongan orang sedang liburan di villa yang dia jaga. Seperti biasanya para wisatawan itu sedang bakar-bakar ikan, ada yang nongkrong dan ada yang bermain, sedangkan si pemuda penjaga villa ini sedang berada di kamar belakang. Tiba-tiba ada orang yang membangunkannya menyuruh dia untuk segera keluar, kemudian si pemuda itu bangun dan melihat air dikamarnya sudah setinggi lutut, seketika si pemuda itu langsung keluar dan melihat orang -orang sudah berhamburan lari menyelamatkan diri, di lihatnya mobil banyak yang terseret dari tempat asal. Di saat dia hendak naik pagar untuk lompat karena semua akses jalan keluar sudah tertutup tiba-tiba ombak besar menerjang, pemuda itu di gulung ombang dan dia menceritakan bahwa dirinya menghantam tembok, tersangkut pohon dan  allhamdulillah pemuda itu selamat hanya saja kakinya terluka terkena goresan benda tajam.

Yang dia herankan siapakah orang yang menyuruhnya keluar dari kamar itu, sedangkan orang lain sibuk menyelamatkan diri, dan ketika pemuda itu keluar pada saat kejadian orang itu menghilang entah kemana, hanya Allah yang tahu.


2. Kesaksian sekelompok nelayan yang terdampar di suatu pulau dengat dengan gunung anak krakatau, mereka menceritakan kejadian yang mereka lihat, begitu sangat mengerikan. Sekelompok nelayan yang terdampar itu menceritakan bahwa mereka terdampar di suatu pulau yang tidak tahu itu dimana tetapi dekat sekali dengan gunung anak krakatau, terlihat jelas puncak gunung anak krakatau merah memuncratkan lahar panasnya dentuman-dentuman keras terdengar begitu jelas karena jaraknya tidak begitu jauh. Tibalah pada puncaknya, para nelayan itu melihat gunung anak krakatau meletus dan terlihat separuh badan gunung terbelah kemudian longsor kedalam laut, di situ para nelayan sangat ketakutan mereka tak henti-hentinya memanjatkan do'a kepada yang maha kuasa. Akhirnya para nelayan itu memustuskan untuk berenang ke pulau yang terlihat ada banyak cahaya, dan para nelayan itupun berusaha berenang untuk sampai ke pemukiman warga, ternyata para nelayan itu terdampar di daerah lampung, kemudian para nelayan itu menceritakan kejadian yang mereka
lihat.

3. Yang anehnya lagi tsunami ini tidak menghantam semua tempat di pesisir pantai, ada beberapa tempat yang utuh seperti tidak terjadi apa-apa. Jadi si ombak itu seperti memilih targetnya sendiri yang dia kehendaki, ada yang bilang bahwa alam sedang mengAUDIT manusia.

Allahu a'lam hanya Allah yang tahu semua ini.


Grup Band Seventeen juga menjadi korban tsunami banten 2018

Grup band seventeen juga menjadi koraban tsunami, waktu itu band seventeen menjadi pengisi acara gathering PLN di tanjung lesung. kalian bisa lihat video detik-detik band seventeen di terjang tsunami ada banyak di youtube. Istri dari sang vokalis ivan meninggal dunia begitu juga dengan teman-temannya yang lain, dari kesemua personil seventeen hanya ivan lah yang selamat.

Komedian aa gimmy juga menjadi korban meninggal pada tragedi tsunami itu, beliau bersama ade jigo bertugas sebagai pembawa acara waktu itu. Ivan sang vokalis yang selamat menceritakan bahwa kejadian itu datang tiba-tiba, mereka semua di gulung ombak dan menghantam benda-benda keras di sekelilingnya, ivan selamat karena ada benda terapung yang menyelamatkannya, setelah dia sadar ternyata dia berada di laut kemudian ivan berusaha mencapai daratan, sesampainya di darat ivan syok melihat tempat dia bernyanyi tadi hancur porak poranda, banyak mayat bergeletakan. Ivan kemudian mencari istri dan teman-temannya, ivan sedih ketika melihat bani sang basist tergeletak sudah tak bernyawa sedangkan yang lainnya masih belum di temukan. Sampai akhirnya satu persatu personil seventeen di temukan dalam keadaan sudah tak bernyawa termasuk istri ivan sendiri.


Itulah tragedi tsunami banten 2018 yang terjadi secara tiba-tiba tanpa di dahului gempa yang membuat orang herann. Semoga korban meninggal diampuni dosa-dosanya dan di tempatkan di sisi Allah swt. dan untuk para korban lainnya semoga di beri kekuatan dan kesabaran atas ujian ini semua aamiin...


Belum ada Komentar untuk "Tragedi Tsunami Banten 2018 Selat Sunda"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel