Mengenal Karakter dan Adat orang sunda

Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya, adat dan kesenian, bukan hanya itu indonesia juga memiliki banyak suku, salah satunya adalah suku Sunda. Suku sunda adalah suku terbesar kedua setelah suku jawa, populasi suku sunda tersebar sebagian besar di jawa barat dan banten.

Suku sunda atau urang sunda di kenal ramah dan humoris membuat siapa saja yang berteman dengan orang sunda merasa terhibur dengan humor dan candaan yang mereka lakukan. Orang sunda menjunjung tinggi adat istiadat turun temurun yang sudah di lakukan sejak zaman nenek moyang.

Ada banyak adat atau kebiasaan yang masih di lakukan orang sunda sampai saat ini, orang sunda sadar bahwa adat dan budaya adalah sebuah jati diri yang harus selalu ada dan hidup, kita sebagai penerus generasi harus menjaga adat dan budaya yang sudah ada sejak orang tua kia dulu, dengan kita melestarikannya insha Allah akan tetap terjaga sampai anak cucu keturunan kita nanti, aamiin.

karakter dan adat orang sunda


Mengenal karakter dan Adat Orang Sunda  

1. Murah senyum

Kebiasaan oang sunda adalah murah senyum, setiap berpapasan dengan orang lain meskipun tidak kenal orang sunda akan melemparkan senyum kepada orang yang tidak di kenal, itu sudah menjadi kebiasaan yang sudah mendarah daging. Anak kecil jika lewat di depan orang tua maka akan membungkukan badan dan berkata "punten, ngiring ngalangkung" ini adalah bentuk rasa hormat yang muda kepada yang lebih tua, dan ini adalah adat atau kebiasaan yang baik yang perlu di jaga karena ada kebaikan di dalamnya.

2. Humoris

Orang sunda di kenal memiliki selera humor yang tinggi, tahu kang ibing atau sule ? Mereka adalah putra-putra kelahiran sunda tulen, mereka senang melucu dengan humor yang sangat di sukai masyarakat, menjadikan mereka sangat di senangi khalayak. Itu adalah sebagian kecil ciri bahwa orang sunda humoris, saya yakin semua orang sunda humoris suka bercanda kapanpun dan di manapun.

3. Mencintai seni

Orang sunda terkenal akan seni yang di milikinya, mereka orang sunda memiliki skill merata dalam bidang seni, meskipun tidak ada latar belakang seorang seniman, suku sunda terkenal dengan angklung, calung, wayang golek dan masih banyak lainnya. Bukti orang sunda mencintai seni adalah di setiap pertunjukan kesenian wayang golek satu lapangan sudah pasti penuh, itu yang masih saya ingat waktu masih kecil dulu, dan terakhir kemarin ada syukuran hari jadi kab.pandeglang dan di adakan lagi pertunjukan seni wayang golek, itu seperti membuka memori masa kecil saya dan tidak di sangka penonton begitu antusias mulai dari kalangan orang yang sudah lanjut usia, dewasa, remaja berkumpul di lapangan menyaksikan pertunjukan.

4. Santai

Yang saya suka dari orang sunda adalah pembawaannya santai dan kalem tidak grusak grusuk, jika berbicara pelan tidak nyablak, orang sunda meskipun dalam keadaan sulit sekalipun dia akan terlihat santai kalem menjalani hidup dan tidak lupa beribadah agar kehidupan dunia dan akhirat seimbang.

5. Gareulis dan karasep (cantik dan ganteng)

Coba deh main ke daerah bandung, bogor atau ke daerah pedalaman suku baduy di lebak banten, perempuan sunda di kenal cantik alami, kulitnya yang putih bersih, wajah yang mempesona membuat siapa saja yang melihatnya akan terpikat. Coba teman-teman main ke daeraha pedalaman suku baduy, di sana akan di temukan banyak wanita cantik berkulit bersih dan berparas cantik.

Mungkin salah satunya adalah faktor geografis yang membuat mereka menjadi cantik dan ganteng, hidup di daerah pegunungan dengan udara sejuk dan segar menjadikan kulit mereka putih bersih alami.

6. Kreatif

Salah satu karakter orang sunda kreatif, mereka selalu memiliki ide untuk berinovasi dalam segala hal. Contoh : di pandeglang, warga pesisir pantai carita memanfaatkan cangkanag kerang menjadi aneka ragam manaik-manik seperti, gelang, kalung dan gantungan kunci. Contoh lain di daerah Sumur pandeglang ada kelompok UMKM yang memproduksi kerajinan miniatur badak cula satu icon kab.pandeglag yang di jual ke para wisatawan yang bermain ke daerah pesisir pantai sumur, tanjung lesung dan pulau liwungan.


Orang bandung juga tidak kalah kreatifnya, ada banyak kerajinan tangan berpusat di bandung, mereka juga jago berinovasi dalam hal kuliner. Mereka menciptakan yang namamya seblak, cilok, batagor, chuanki dan masih banyak lainnya. 

7. Dikenal religius

Tidak di ragukan lagi, orang sunda memang terkenal dengan menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan. Mereka menomor satukan urusan agama. Banyak ulama besar lahir di tatar pasundan, salah satunya adalah syeikh Nawawi tanahara serang banten, beliau adalah cikal bakal lahirnya ulama-ulama besar di nusantara.


Orang sunda tidak bisa di tawar lagi dalam urusan agama, jika sudah tiba waktunya sholat dia akan sholat dan meninggalkan pekerjaannya.


Beberapa tradisi atau kebiasan orang sunda yang masih di lakukan sampai sekarang

1. Munggahan

Adalah suatu kegiatan makan bersama ber ramai-ramai menjelang datangnya bulan puasa bersama keluarga dan tetangga, atau Babacakan orang banten menyebutnya. Jadi setiap akan menjelang bulan puasa kami orang sunda sudah terbiasa melakukan yang namanya munggahan, yaitu acara makan bersama, bakar ikan, makan dengan alas daun pisang ber ramai-ramai, terasa indah suasana kebersamaan.

2. Papahare/Pahare

Ada sedikit perbedaan bahasa di sini, orang sunda jawa barat menyebutnya papahare/papadanagan sedangkan kami orang sunda banten menyebutnya pahare. Setelah saya baca ternyata papahare yang di maksud orang sunda jawa barat seperti itu, berbeda dengan yang saya tahu di sini. Tapi tak apalah itulah indahnya perbedaan, meskipun kami sama-sama sunda dan ada sedikit perbedaan tapi kita tetap satu indonesia. Jadi pahare yang saya tahu adalah :

Ini sering saya lakukan di saat saya masih SD, dimana kami janjian sepulang sekolah akan makan di rumah si anu, kemudian kami membawa makanan di piring berisi nasi dan lauk seadanya lalu makan bersama. Selama kami makan di selingi canda tawa, itu yang menjadikan pahare terasa indah dan nikwat kala itu.

3. Tujuh bulanan

Setiap wanita yang sudah menikah dan memasuki hamil pertama dimana usia kandungan sudah menginjak tujuh bulan maka akan di adakan syukuran berupa do'a bersama dan yang unik di sini adalah membuat rujak, kemudian rujak di jual berkeliling kampung. Orang yang membeli rujak bebas mau beli berapapun meskipun hanya seribu perak pasti di layani, karena tujuan utamanya bukan untuk komrsil tapi ini adalah bentuk rasa syukur.

Konon katanya rasa enak atau tidaknya rujak tersebut menentukan sifat si jabang bayi yang akan lahir, entahlah mungkin ini hanya mitos belaka.

4. Ngariung

Ngariung adalah do'a bersama yang di ikuti oleh banyak orang, ngariung biasanya di lakukan jika ada orang yang baru saja beres membangun rumah kemudian mengundang sodara dan tetanngga untuk do'a bersama bersyukur atas tercapainya permaksudan, dan seperti biasa pulangnya bawa besek. Atau orang yang ke esokan harinya akan menikah maka malamnya akan di adakan ngariung, tujuan utamanya sama yaitu berdo'a semoga permaksudan nya berjalan lancar.

5. Ngalepeut

Orang sunda pasti tahu istilah ngalepeut, saya jelaskan dulu sedikit tentang lepeut. Lepeut adalah makanan yang terbuat dari beras ketan dengan campuran kacang su.uk dan parutan kelapa di dalamnya yang di bungkus dengan daun kelapa muda, lepeut biasanya di buat bersamaan dengan ketupat di bulan-bulan tertentu seperti pada bulan ramadan dan hari raya idul fitri.


Baca juga : Singkatan lucu dalam bahasa sunda dan artinya

 





  


Belum ada Komentar untuk "Mengenal Karakter dan Adat orang sunda"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel