Konsekuensi Kerja di Minimarket indomaret dan alfamart

Pernah bekerja di perusahaan retail atau minimarket seperti indomaret dan alfamart adalah suatu kebanggaan bagi saya, selama bekerja di minimarket saya mendapatkan ilmu dan banyak pengalaman baru. Ada banyak suka duka yang telah di lalui, saat gajian adalah moment yang paling kami tunggu dan nanggung bulan saat dimana kami bersusah payah tapi kami senang karena selalu ada sahabat seperjuangan.

konsekuensi kerja di indomaret dan alfamart


Di balik itu semua ada konsekuensi yang harus kami taati sebagai karyawan perusahaan, diantara konsekuensi tersebut adalah, kita harus mau bekerja di hari libur, siap membantu, siap di tempatkan dimana saja dan masih ada lagi yang lainnya. Sebagai karyawan yang baik kita harus mentaati konsekuensi tersebut.


7 Konsekuensi kerja di minimarket

1. Bekerja shift

Semua perusahaan retail minimarket menerapkan sistem shift, dengan standar jam kerja 8 jam, 6 hari kerja 1 hari libur. Untuk toko reguler/biasa hanya ada 2 shift, yaitu pagi dan siang atau shift 1 dan 2. Shift pagi masuk jam 07:00 sampai jam 15:00 dan shift siang masuk jam 15:00 sampai jam 23:00.
Untuk toko 24 jam memiliki 3 shift, shift pagi, siang, malam atau shift 1, 2, 3. Untuk toko 24 jam shift 1 dan 2 nya sama seperti shift toko reguler, yang membedakan hanya shift 3 nya masuk jam 23:00 sampai dengan bertemu lagi dengan shift 1 di pagi harinya.

Perlu di ketahui shift kerja di minimarket seperti indomaret dan alfamart tidak sama dengan sistem shift di pabrik atau perusahaan sejenisnya. Di minimarket shift kerjanya random atau acak, misalkan dalam satu minggu 2 hari masuk pagi kemudian  2 harinya lagi masuk siang dan 2 harinya lagi masuk pagi lagi ini yang di toko reguler. Di toko 24 jam pun sama jadwalnya acak, misal dalam satu minggu 2 hari pertama masuk pagi 2 hari kemudian masuk siang dan kadang lanjut shit 3 sampai ketemu pagi lagi, terkadang masuk pagi dan jumping malamnya masuk lagi.

NOTE: (Personil toko perempuan di larang masuk shift malam, di toko 24 jam personil laki-laki ini bekerja sedikit agak keras dari perempuan)

2. Bekerja di hari libur

Semua personil toko harus siap jika harus masuk di hari libur, hari libur yang di maksud di sini bukan hari libur sabtu dan minggu, melainkan hari libur nasional seperti hari raya idul fitri dan idul adha, 17 agustus, maulid nabi dan sejenisnya. Masuk di hari libur di hitung lembur, biasanya di setiap hari libur nasional tidak semua personil toko ikut lembur mungkin ada 2 atau 3 orang yang libur gantian nanti di hari libur yang lainnya, ini di lakukan agar toko tidak terlalu besar mengeluarkan budget untuk lembur, tidak masalah masuk semua pada hari libur nasional asalkan salesnya besar sehingga budget untuk lembur tertutup.

Bekerja di hari libur ini tidak berlaku bagi karyawan office, mereka kerja mengukuti kalender nasional jika tanggal merah ya libur.

3. Siap di tempatkan dimana saja

Setiap calon kasir da pramuniaga yang akan bekerja di indomaret atau alfamart harus siap di tempatkan dimana saja, perusahaan akan memprioritaskan calon pekerjanya di tempatkan dekat dengan tempat tinggal mereka, tapi jika ada toko yang sedang kekurangan personil maka perusahaan akan memprioritaskan untuk mengisi toko yang sedang kekurangan personil tersebut.

Kita tidak bisa tawar menawar lagi untuk masalah ini, saran saya ikuti saja karena kapan-kapan kita bisa minta mutasi ke toko yang dekat dengan rumah.

4. Siap tambah jam kerja

Yang di maksud tambah jam kerja di sini adalah, misalkan shift 1 sudah berakhir dan tiba-tiba pemegang shift yang bertugas selanjutnya tidak masuk dikarenakan ada keperluan mendadak yang tidak bisa di wakilkan, maka mau tidak mau pemegang siht 1 harus nyambung shift karena tidak ada lagi penggantinya, jika yang tidak masuk pramuniaga atau kasir masih ada penggantinya. Dan bagaimana itu apakah termasuk lembur atau bukan ? jawabannya adalah TIDAK, karena itu bukan hari libur nasional itu adalah menolong teman dan hitungannya nanti, hari libur pemegang shift yang tidak masuk tadi di potong 1 hari dan di berikan kepada orang yang menggantikannya.

Tambah jam kerja di sini juga bisa di artikan LOYALITAS, misalkan shift 1 sudah berakhir dan yang bertugas pada shift 1 tidak langsung pulang melainkan membatu bebenah toko karena akan ada kunjungan orang kantor besoknya. Ini adalah bentuk loyalits kami terhadap perusahaan.

5. Siap membantu

Semua personil toko wajib membantu sesama dalam hal pekerjaan toko guna kepentingan bersama. Contoh, personil toko yang masuk shift pagi pulang karena sudah waktunya, pada saat akan pulang tiba-tiba mobil barang datang, yang harus kita lakukan yang masuk shift 1 adalah harus membantunya menurunkan barang. Kenapa ini di lakukan padahal waktunya shift 1 pulang ? ini di lakukan untuk kepentingan kita bersama, karena bagaimanapun juga toko ini adalah tanggung jawab bersama, dan ingat!! hal yang sama akan di lakukan personil toko yang lain terhadap kita.

Saran saya bantu saja, karena teman kita juga akan membantu di saat kita ada di posisi yang sama, dan tidak akan lama juga hanya menurunkan barang satu mobil rame-rame pula.

6. Mengganti barang yang rusak

Yang di maksud mengganti barang rusak di sini adalah, jika kita merusak barang tersebut karena keteledoran kita dalam bekerja, misalnya kita memecahkan 1 botol syrup karena tersenggol saat bercanda dengan teman, maka kita wajib menggantinya. Jika barang rusak karena di gigit tikus atau rusak pada saat pengiriman, itu semua bisa di retur dan personil toko tidak wajib ganti.

7. Mengganti barang hilang

Mengganti barang hilang adalah wajib bagi semua personil toko, baik itu hilang karena di curi atau karena kelalaian personil toko. Tapi tenang saja, personil toko wajib mengganti barang hilang apabila nilai barang hilang melebihi budget barang hilang dan jika nilai barang hilang berada di bawah budget barang hilang maka personil toko tidak wajib mengganti.


Perlu di ketahui bahwa di semua minimarket ada budget khusus untuk barang hilang, nilai tersebut di sesuaikan dengan sales toko tersebut, jika salesnya besar maka budgetnya pun besar dan sebaliknya, jika salesnya kecil maka budgetnya pun kecil. Tugas personil toko adalah memaksimalkan bagaimana caranya agar nilai barang hilang tidak melebihi budget, supaya tidak di potong gaji nantinya.


Setiap mini market ada yang namanya NBH (nilai barang hilang) jika NBH tersebut melebihi budget barang hilang maka sisa NBH tersebutlah di bebankan kepada personil toko.

Contoh : Sutu toko reguler yang mempunyai personil toko sebanyak 5 orang dengan NBH sebesar 1.000.000. sedangkan budet barang hilang adalah 200.000. maka yang harus di tanggung personil toko adalah 800.000. dan pembagiannya berdasarkan porsi masing-masing jabatan.

Kepala toko : 2,5
Asisten          : 2
Md                 : 1,5
Kasir              : 1
Pramuniaga   : 1

Jika kita mengacu pada porsi tiap-tiap jabatan, maka NBH sebesar 7.00.000 di bagi 5 orang personil adalah :

Kepala toko : 250.000
Asisten          : 200.000
Md                 : 150.000
Kasir              : 100.000
Pramuniaga   : 100.000

Kenapa potongannya tidak di bagi rata saja ? TIDAK BISA!! itu adalah ketentuan yang berlaku, karena semakin tinggi jabatan maka makin tinggi gajinya, dan potongan NBH nyapun pasti berbeda.

Perlu di ketahui untuk jabatan MD ke atas mereka adalah pemegang shift dan berstatus karyawan tetap, dan untuk jabatan kasir dan pramuniaga mereka berstatus karyawan kontrak.
Ini semua saya tulis berdasarkan Pengalaman kerja di minimarket selama 4 tahun.

Belum ada Komentar untuk "Konsekuensi Kerja di Minimarket indomaret dan alfamart"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel